• Admin

Silahturahmi Media, Didorong Maju Pilwali, Puti Tegaskan Untuk Indonesia





SURABAYA - Puti Guntur Soekarno menegaskan bahwa dirinya untuk maju sebagai calon anggota DPR RI, untuk Indonesia. Bukan untuk maju sebagai calon wali kota Surabaya seperti kabar yang beredar.


Ini kembali disampaikan Mbak Puti,--sapaannya--, ketika silahturahmi media ke Kantor Redaksi Harian Surya, TribunJatim dan TribunMadura, di Jalan Rungkut Industri III/68-70 Surabaya, Senin (7/1/2018).


Puti diterima jajaran pemimpin redaksi dua media di bawah jaringan grup Kompas Gramedia tersebut. Trimulyono dan Adi Sasono (Wakil Pemimpin Redaksi Harian Surya), Taufik Zuhdi (Direktur Tribun), dan lainnya.


"Ini kunjungan kedua Mbak Puti. Ingat dulu (pilgub) kunjungan pertama pendampingnya banyak. Hajatan pilgub sudah selesai, hasil tak mengecewakan, selisih kecil (dengan Khofifah Indar Parawansa, gubernur terpilih Jatim). Cuman belum beruntung," kata Taufik Zuhdi mengawali sambutan saat menerima Puti.


Menurutnya, Puti tetap berkhidmat di politik lewat jalur caleg. "Kemarin perolehan suara (Pilgub) selisih sedikit (dengan Khofifah) dan ini bisa menjadi modal lebih bagi Mbak Puti. Semoga ikhtiar menjadi kenyataan," sambungnya.


Taufik yang mantan wartawan ini menyebut bahwa daerah pemilihan (Dapil) Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) merupakan tempat para petarung. "Mudah-mudahan dengan modal besar (suara pilgub dan dukungan kader serta struktur partai) Mbak Puti bakal melenggang lebih mudah (ke DPR RI). Sebenarnya Mbak Puti ini tinggal mengesahkan saja sebagai anggota DPR RI," tandas Taufik.


Sementara itu, Trimulyono yang pernah lama sebagai wartawan dan ngepos di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyingung soal kemungkinan Puti maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya tahun 2020 menggantikan Wali Kota Tri Rismaharini. Karena sama-sama perempuan, Trimulyono menilai Puti layak maju.


Soal ini, Puti menjelaskan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menugaskan dirinya sebagai anggota DPR RI. Puti untuk skala nasional, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Merajut Benang Kebangsaan menjadi tagline yang dikedepankan Puti. Ini menguatkan bahwa Puti memang diplot untuk Indonesia.


"Terima kasih pada keluarga Surya dan Tribun karena sebelumnya sudah mengawal dalam pesta demokrasi, saat ditemani sahabat Gus Ipul (Saifullah Yusuf). Hasil yang didapat di (Pilgub) Jatim buat saya pribadi menjadi pelajaran berharga. Tak melihat kalah-menang, tapi eksistensinya dalam ruang politik. Saya beruntung bisa menjadi bagian pesta demokrasi pemilihan gubernur," kata Puti.


Puti juga menyebut telah menemui gubernur terpilih Jatim Khofifah untuk titip program. Salah satunya pendidikan gratis untuk SMA/SMK. Ini menjadi amanat ketika Puti saat masih duduk di Komisi X DPR RI.


Kehadiran Puti di Dapil Jatim I sebagai caleg menggantikan Guruh Soekarnoputra yang pindah ke Dapil Jatim VI merupakan hal biasa. Rolling antarcaleg di PDI Perjuangan adalah biasa.


"Seorang politisi harus tetap eksis dalam gelanggang politik. Ditugaskan partai untuk kontestasi pilgub, siap. Dapil pindah dari Jabar ke Jatim, siap. Mungkin pertimbangan ibu (Ketum PDI Perjuanban) saya dipindah ke Jatim karena Surabaya kandang banteng," paparnya.


Terakhir, Puti berharap PDI Perjuangan dari dapil Jatim I bisa mendapatkan tiga atau bahkan empat kursi di DPR RI. "Kami tetap berusaha untuk bekerja keras. Target tiga kursi, kalau bisa empat kursi, diharapkan empat kursi," pungkas Puti. (*)

2 views

© 2019 PUTIGUNTURSOEKARNO.ORG